REPUBLIKA.CO.ID, -- Apakah anda pengguna Facebook? Jika iya, mungkin
anda tengah diamati dan informasi tentang anda telah dikumpulkan. Ya,
dengan plug-in yang memiliki tombol "Like" atau "Share", situs Business Insider melaporkan, "plug-in" memberi Facebook akses memperoleh informasi para pengguna.
Tidak
hanya memverifikasi pengguna, program juga memiliki kemampuan
mengumpulkan informasi pribadi seperti alamat IP komputer pengguna
internet, data browsing, nomor telepon dan sebagainya.
Menggunakan
cookie yang disebut "datr" cookie, Facebook juga memiliki kemampuan
memperoleh informasi apa yang dibaca oleh pengguna internet, meskipun
pengguna tidak mengklik tombol "Like".
Wall Street Journal
dalam laporannya juga menyebutkan, untuk melakukan penelusuran
informasi ini, para pengguna setidaknya melakukan login ke Facebook atau
Twitter satu kali dalam satu bulan. Situs itu kemudian akan melakukan
pengumpulan data secara berkesinambungan, meski sang pengguna telah
menutup browser atau mematikan komputer.
Namun belakangan
sejumlah perusahaan seperti Abine, Ghostery dan beberapa perusahaan
lainnya tengah mengembangkan alat yang memungkinkan pengguna untuk
memblokir plugin Facebook, cookies dan pelacak lainnya yang dapat
membantu pengguna mengontrol bagaimana dan kapan informasi mereka
dilacak dan didistribusikan.
Copas dari : msn.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar