REPUBLIKA.CO.ID,Kendati bukan bahan makanan yang dianjurkan untuk
kesehatan, sejatinya aneka bahan makanan ini sempat masuk dalam tubuh
manusia. Mungkin Anda juga pernah secara tak sengaja mengonsumsinya?
Inilah deretan bahan makanan teraneh di dunia:
1. Aspal Cair
Dulu,
bunga amaranth digunakan sebagai pewarna makanan (dengan warna merah
yang spesifik), namun tes ilmiah telah menemukan bahwa bahan ini bisa
memicu kanker.
Kemudian diusulkan bahan penggantinya yang disebut
Allura Red AC (bernomor E Nomor E129). Allura Red AC dibuat dari aspal
cair (cairan yang merupakan hasil sampingan dari penyulingan batubara
menjadi gas batu bara atau coke).
Aspal cair mudah terbakar dan
sering digunakan di dalam shampo yang dirancang untuk membunuh kutu
kepala. Bahan ini juga digunakan untuk membuat tylenol.
Memang
Allura Red AC tidak menyebabkan kanker, tapi dapat menyebabkan mual dan
efek samping lain. Meskipun demikian, bahan ini sudah disetujui oleh FDA
dan sangat umum ditemukan di dalam kembang gula dan soft drinks.
2. Emas
Emas
adalah logam mulia yang paling indah di dunia. Selain sebagai bahan
perhiasan yang sangat dicintai wanita, bahan emas juga dipergunakan pada
bagian tertentu dari elemen untuk elektronika.
Tapi tahukah Anda, emas juga menjadi bahan penghias untuk makanan dan minuman dengan kode E Nomor E175?
Emas
sangat populer sebagai bahan tambahan pada minuman beralkohol seperti
pada liqueur tradisional dari Jerman dan Polandia yang disebut
Goldwasser (Goldwater) yang berisi ribuan lapisan emas kecil.
Emas
tidak bereaksi dalam kimia tubuh, dengan demikian emas hanya lewat dan
tidak berpengaruh pada tubuh serta tidak memiliki nilai nutrisi.
3. Virus
Pada bulan Agustus 2006, Administrasi Makanan dan Obat AS (FDA=Food and Drug Administration) menyetujui pemakaian bakteriofag
Suatu
bakteriofag adalah sejenis virus yang menginfeksi bakteri. Dasar
pemikiran dari penggunaan virus ini pada makanan karena kegunaannya
untuk memakan setiap bakteri yang akan menyebabkan keracunan makanan.
Setiap
tahun, 2.500 orang di AS sakit disebabkan listeriosis, dan akibatnya
berjuta-juta orang Amerika sekarang secara teratur memakan makanan yang
ditambahkan virus-virus secara sengaja untuk menghentikan perkembangan
bakteri yang menyebabkan ribuan orang jatuh sakit.
FDA berkata
bahwa makanan yang dimasukkan virus ini tidak memerlukan label.
Terdengar agak sedikit menakutkan, mereka berkata: "Sepanjang sesuai
dengan peraturan yang ada, kita menyimpulkan bahwa penggunaan
virus-virus ini aman." - Bersambung
Copas dari : msn.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar